Suami, Istri Dan Selingkuhan Tinggal Satu Atap





London
: Ibu dua anak Maria Butzki meninggalkan suaminya Paul demi pria lain. Namun ia tak sanggup lepas dari sang suami, begitu pula jika harus lepas dari kekasih barunya Peter Gruman.

Kegalauan ibu berusia 33 tahun itu akhirnya mendapatkan solusi yang sempurna. Kekasihnya Peter pindah ke rumah keluarganya di Barking, London. Kini Maria, Paul (37), dan dua anaknya Laura (16) dan Amy (12), bersama Peter (36), hidup sebagai satu keluarga besar yang bahagia.


"Orang-orang mungkin berpikir itu aneh tapi aku suka dua lelaki itu dan tidak bisa memilih di antara mereka," kata Maria, seorang petugas penghubung perumahan seperti dikutip Mirror, Senin (4/3/2013).

"Ketika saya meninggalkan Paul ada lubang yang besar di dalam hidup saya. Tapi memikirkan tak pernah melihat Peter sungguh memilukan. Jadi hidup dengan kedua pria adalah satu-satunya cara," tambahnya.

Hebatnya, solusi itu disetujui semua pihak. "Peter adalah orang yang hebat. Ketika Maria pertama kali berselingkuh dengannya saya patah hati. Tapi, setelah saya mengenalnya, saya menyadari bahwa kami berdua memiliki banyak kesamaan. Kami berdua senang memancing dan dia seorang ayah pengganti bagi anak-anak," ujar Paul.

Peter, seorang manajer lokasi konstruksi, menambahkan: "Kita semua begitu baik. Ia tidak merasa seolah-olah aku berbagi-Maria. Tak ada kecemburuan.. Rasanya seolah-olah kita satu tim. "

Awal Perselingkuhan


Tahun lalu semuanya tinggal bersama setelah tiga tahun Maria hilir mudik antara suami dan kekasihnya. Peter tidur di atas sofa sementara Paul tidur di kamar lantai atas. Maria berbagi kamar tidur dengan putri sulungnya.

"Kami bertiga tidak pernah berbagi tempat tidur. Meskipun saya memiliki hubungan seksual dengan setiap pria, tapi disimpan sangat pribadi".

"Jika Paul keluar, maka Peter dan saya bisa bercinta, dan sebaliknya. Tapi keduanya menutup mata dan kami tidak pernah membicarakannya dengan satu sama lain".

Maria bertemu Paul saat berusia 15 tahun ketika di sekolah. Setelah berpacaran selama dua tahun, Maria hamil. Kemudian keduanya menikah.

Empat tahun setelah kelahiran Laura, Maria memiliki anak kedua Amy. Namun pada 2006 pernikahan keduanya menghadapi cobaan."Paul sudah keluar dari pekerjaannya selama enam bulan dan membebani hubungan kami. Stres menyebabkan kurangnya seks dan kami semakin menjauh. Meskipun kami tetap menjalani kehidupan seperti masak, mencuci, menjaga anak-anak, kami kehilangan keintiman. Hubungan kami lebih seperti kakak adik dibanding pasangan".

Pada saat yang sama, manajer baru Peter, mulai bekerja di tempat Maria. "Seseorang memperkenalkan saya dengan Peter dan ketika kita saling senyum, saya merasakan ada chemistry," kata Maria.

Peter, yang juga sudah menikah pada saat itu juga mempunyai daya tarik yang sama. Seperti cinta pada pandangan pertama.Tak lama setelah itu, Peter dan Maria bertemu diam-diam. "Kami akan bertemu di pub lokal untuk makan siang," kata Maria.

"Suatu hari ia meletakkan tangannya di kaki saya dan seluruh tubuh saya mulai gemetar. Saya tahu itu salah tapi kami akhirnya tidur bersama".

Perselingkuhan keduanya berlangsung selama satu tahun sebelum Paul melihat pesan di telepon Maria. Dan sang istri berhasil meyakinkan kalau dirinya dan Peter hanya berteman.


Tapi, beberapa bulan kemudian, Peter meninggalkan istrinya dan pindah dari Luton, Beds, untuk lebih dekat dengan Maria di Barking."Saya semakin dekat dengan Peter," kata Maria.

"Paul pergi untuk bisnis selama berminggu-minggu ketika Peter mengajak anak berbelanja, memanjakan mereka dengan hadiah," katanya lagi.

Tapi pada Hari Valentine tahun 2010, Maria mengatakan dia tidak bisa lagi merahasiakan hubungan terlarangnya. "Saya mulai merasa lebih dan lebih bahwa masa depan saya dengan Peter," katanya. "Jadi saya mengakui perselingkuhan saya ke Paul, dan pindah untuk tinggal bersama Peter."


Paul dan anak-anak hancur mengetahui Maria berselingkuh. "Saya hanya kaget dan patah hati. Saya tidak bisa percaya Maria telah meninggalkan saya," ujar Paul.

"Walau saya begitu marah, saya memutuskan mengutamakan anak-anak. Itu akan jauh lebih baik jika kita semua bisa menjadi orang dewasa yang matang dan damai karena masalah itu. Saya melihat Peter pria yang baik," kata Paul.

Pada tahun berikutnya Paul dan Peter bersahabat. Keduanya pergi memancing dan menghabiskan libur bersama-sama."Itu aneh, tapi saya merasa bahagia ketika kami semua bersama-sama," kata Maria.

Kemudian pada November 2012 sewa Peter sudah habis dan ia tinggal bersama temannya. Sementara Maria pindah ke rumah keluarga. Dan saat itu, Maria memutuskan untuk hidup bersama dua pria yang dicintainya. "Saya mengatakan saya mencintai mereka berdua," kata Maria.

"Saya tak bisa hidup tanpa salah satu dari mereka".


Maria mengakui, banyak teman dan keluarga melihat kehidupan keluarganya sulit dipahami. Beberapa orang terkejut, terutama kebanyakan dari mereka berpikir itu semacam threesome.

"Kebanyakan orang berpikir saya harus tetap hidup dengan Paul, tapi mereka semua dan kami berpikir yang berbeda".

Maria merasa kehidupan satu atap dengan kekasih dan suaminya itu memberikan manfaat besar untuk kehidupannya. Baik itu dalam merawat anak atau pun finansial.Ironisnya, Maria sekarang terkadang cemburu karena Peter dan Paul begitu akrab.

"Saya ditinggal sendirian ketika mereka berdua pergi memancing," pungkasnya.bld

Follow On Twitter

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.