Kenapa Gunung Berapi Bisa Meletus?





Kenapa Gunung Berapi Bisa Meletus? [ www.BlogApaAja.com ]

DUARRRRRR.....begitu kira-kira bunyi dari letusan sebuah gunung berapi aktif. Letusan yang terjadi tentu tidak hanya sekali, namun berkali-kali sehingga menghasilkan abu yang tersebar ke daerah sekitar gunung api tersebut. Selain abu, ada material lain yang dapat dihasilkan oleh gunung api ini, seperti awan panas dan lahar panas. Setelah gunung berapi berhenti meletus, masih ada satu lagi ancaman yang di berikan ke daerah-daerah disekitarnya, yaitu lahar dingin. Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang bahaya gunung api, tapi....kita akan menjawab pertanyaan dari kakaknya AMI yaitu KENAPA GUNUNG BERAPI BISA MELETUS?

Sebelum menjawab pertanyaan itu, perlu diketahui dulu arti dari gunung berapi/gunung api. Apakah gunung api itu? Gunung api yaitu sebuah gunung yang mempunyai saluran panjang yang terhubung ke batuan panas yang cair yang ada didalam perut bumi. Jika ingin lebih memahami arti gunung api, coba tengok link ini.
Setelah mengenal gunung api, mari kita jawab pertanyaan tadi, KENAPA GUNUNG BERAPI BISA MELETUS?

Jawabannya yaitu KARENA ADANYA TEKANAN MAGMA YANG BERASAL DARI DALAM BUMI

. Tekanan magma ini akan semakin membesar jika saluran yang ada didalam gunung tersumbat atau kurang lebar. Jika keadaannya seperti ini, gunung ini akan meletus dengan hebat.

Lalu, kenapa saluran yang tersumbat bisa menghasilkan letusan yang hebat? Jawabnya karena volume ruang magma didalam yang sempit sedangkan suhu yang membesar ditempat itu membesar akan menghasilkan nilai tekanan yang besar. Bahasa kerennya, nilai Tekanan pada suatu ruangan, berbanding lurus dengan nilai suhu dan berbanding terbalik dengan nilai volume di tempat itu. Artinya, jika suhu didalam ruang magma gunung berapi membesar sedangkan volume ruang magma di dalam gunung tetap atau bahkan mengecil/tersumbat, tekanan yang dihasilkan akan besar. Tekanan inilah yang menghasilkan letusan gunung berapi. Jelas?... ;)

Follow On Twitter

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.