Mengenal Gejala Penyakit Jantung Pada Wanita | Penyakit Jantung Pada Pria Dan Wanita



Mengenal Gejala Penyakit Jantung Pada Wanita | Penyakit Jantung Pada Pria Dan Wanita [ www.BlogApaAja.com ]

MENGENAL GEJALA PENYAKIT JANTUNG PADA WANITA | PENYAKIT JANTUNG PADA PRIA DAN WANITA | Penyakit jantung masih menjadi pembunuh nomor satu di dunia, penyakit jantung tidak selalu di do TANDAminasi para lanjut usia, selain faktor keturunan, pola

makanan tidak sehat,

pencemaran udara serta stres merupakan pemicu terjadinya serangan jantung. Pada umunya masyarakat beranggapan penyakit jantung merupakan penyakit jantung koroner, padahal terjadinya penyakit jantung meliputi beberapa gangguan seperti penyempitan arteri koroner,

, kardiomiopati, aritmia dan gagal jantung.

Pada umunya ciri-ciri penyakit jantung yang menyerang wanita dan pria hampir sama namun secara spisifik sangat berbeda. Inilah gejala penyakit jantung yang menyerang pria dan wanita. Baca Juga: buah untuk nutrisi perokok, 5 rasa sakit yang harus cepat di obati, Zat racun yang terdapat pada makanan, 5 Manfaat menghirup napas dalam-dalam

Gejala penyakit jantung pada pria meliputi,

- Rasa sakit atau sensasi tekanan di dada

- Rasa tidak nyaman yang menyebar dari punggung, rahang, tenggorokan serta lengan

- Mual, mulas, serta panas di lambung

- Lemas, nafas pendek dan cemas

- Denyut jantung cepat dan tidak teratur

Pada wanita gejala serangan jantung tak selalu berupa rasa nyeri di dada, gejala serangan jantung dapat berupa,

- Hilang nafsu makan

- Mulas

- Lelah dan lemas

- Batuk-batuk

- Jantung berdebar

Gejala ini tidak boleh diabaikan karena semakin lama Anda menunda pengobatan, semakin parah kerusakan pada jantung.

Beberapa penyakit jantung perlu di deskripsikan dengan benar. Berikut beberapa penyakit jantung yang umum diderita.

Penyakit Arteri Koroner



Awal dari serangan jantung adalah penyakit arteri koroner atau CAD. Yakni ketika terbentuk plak yang menumpuk di dalam arteri koroner hingga menyebabkan penyempitan arteri jantung.

Penyempitan ini mempersulit darah mengalir melalui arteri. Kebanyakan orang tidak tahu mereka memiliki CAD hingga terjadi serangan jantung. Namun beberapa tanda-tanda peringatan, seperti nyeri dada berulang (yang disebabkan oleh aliran darah terbatas) adalah beberapa yang perlu diwaspadai. Nyeri ini dikenal sebagai angina.

Plak yang tersimpan dalam arteri bersifat keras di bagian luar dan lembut di bagian dalam. Saat kulit terluar retak dapat mengikat gumpalan darah di sekitar plak. Lama kelamaan akan memblok arteri dan mengurangi suplai darah ke jantung. Jika tak segera ditangani, otot jantung menjadi rusak.

Aritmia



Gangguan jantung lain yang disebut aritmia adalah gangguan yang dikenali dengan irama jantung yang tak beraturan.

Pada dasarnya jantung memerlukan impuls listrik untuk membuatnya tetap bekerja. Sayangnya, terkadang impuls menjadi tak menentu, melambat, menjadi lebih cepat maupun sekedar bergetar. Aritmia seringkali menimbulkan gejala yang berlalu begitu cepat sehingga dianggap tak berbahaya. Kendati demikian, variasi irama jantung ini kerap membuat jantung kurang efekti f memompa darah sehingga menimbulkan gangguan serius pada tubuh. Konsultasikan pada dokter untuk melihat ketidak normalan detak jantung Anda.

Gagal Jantung



Gagal jantung bukan berarti jantung berhenti bekerja tetapi jantung tak mampu memompa darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Lama kelamaan jantung akan menjadi lebih besar, memompa darah lebih cepat, arteri menyempit dan otot jantung melemah dan ujungnya suplai darah berkurang. Sebagian besar kasus gagal jantung, diakibatkan penyakit arteri koroner dan serangan jantung.

Cacat Jantung Bawaan



Cacat jantung bawaan merupakan gangguan yang didapat sejak lahir. Bisa terjadi katup jantung bocor, kelainan pada dinding yang memisahkan ruang jantung, atau masalah jantung lainnya. Beberapa cacat tidak ditemukan hingga seseorang telah dewasa. Beberapa tidak memerlukan pengobatan namun beberapa juga memerlukan obat ataupun operasi. Orang dengan cacat jantung bawaan memiliki risiko lebih tinggi terkena komplikasi aritmia, gagal jantung, maupun infeksi katup jantung.

Bagaimana mengetahui ketika seseorang memiliki gangguan jantung? Ada beberapa alat ukur gangguan jantung mulai dari EKG (electrocardiogram),tes stres (berjalan di treadmil atau sepeda statis), holter monitor (alat perekam jantung portabel) , sinar X dada, dan Cardiac CT.

Terapi bagi pasien jantung menggunakan obat-obatan, angioplasty (pasang stent) maupun operasi by pass.

Follow On Twitter

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.